Pengaruh Jus Buah Naga Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia
Keywords:
Jus Buah Naga, Kadar Asam Urat, LansiaAbstract
Peningkatan kadar asam urat terjadi karena peningkatan metabolisme asam urat (overproduction), penurunan pengeluaran asam urat (underexcretion) atau gabungan keduanya. Pengobatan non farmakologi dengan membatasi mengkonsumsi makanan mengandung tinggi purin atau rendah purin, asupan energi sesuai dengan kebutuhan, mengurangi konsumsi lemak, mengkonsumsi banyak cairan, tidak mengkonsumsi alkohol, mengkonsumsi cukup vitamin dan mineral, mengkonsumsi buah dan sayuran yang tidak memicu peningkatan asam urat (buah naga, labu kuning, tomat dan jahe). Fenomena yang ditemukan di UPTD Puskesmas Toapaya 7 orang memiliki kadar asam urat diatas normal atau hiperurisemia sedangkan 3 orang memiliki kadar asam urat normal. Penanganan yang lansia lakukan menggunakan terapi dokter. Dari hasil wawancara lansia tidak mengetahui tentang manfaat buah naga terhadap kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus buah naga terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Toapaya. Rancangan penelitian ini adalah pre eksperimental design dengan dengan menggunakan model one grup pretest-posttest desain. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari ansia yang berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Toapaya berjumlah 20 orang dan data dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil diketahui adanya perbedaan signifikan, yang mana (p-value 0,000 ≤0,05) hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor rata-rata dari sebelum dilakukan intervensi dan setelah dilakukannya intervensi maka Ha diterima. Ksimpulannya pengaruh jus buah naga terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Toapaya Saran bagi perawat untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan melalui media bergambar seperti memberikan leaflet tentang manfaat jus buah naga untuk diterapkan dirumaah setiap hari guna mempercepat proses pemulihan kadar asam urat
