Pengaruh Personal Hygiene Terhadap Proses Penyembuhan Luka Perineum Ibu Post Partum Di RSUD Lamaddukelleng Sengkang
Keywords:
Personal hygiene, post partum, pengaruh personal hygiene, penyembuhan luka perineumAbstract
Personal hygiene disebut dengan kebersihan diri. Karena kurangnya personal hygiene terhadap ibu post partum yang dapat menyebabkan infeksi pada luka perineum pasca lahiran. Personal hygiene di RSUD Lamaddukelleng Sengkang dilakukan 2x sehari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh personal hygiene terhadap proses penyembuhan luka perineum ibu post partum di RSUD Lamaddukelleng Sengkang. Jenis penelitian yaitu penelitian rancangan kuantitatif dengan metode Pra eksperimet dengan pendekatan one group pretest posttestdesign karena rancangan ini tidak ada kelompok pembanding (control) tetapi sudah dilakukan observasi pertama (pretes) yang memungkinkan menguji perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu pasien post partum sebanyak 23sampel. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah accidentalsampling. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu penyembuhan luka perineum, sedangkan variabel independen yaitu pengaruh personal hygiene dengan menggunakan uji chi square test. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh personal hygiene terhadap proses penyembuhan luka perineum ρ value ,001 α < 0,05. Saran penelitian yaitu diharapkan kepada ibu nifas untuk tetap melakukan perawatan luka dan vulva hygiene secara rutin, baik dan benar untuk menghindari infeksi. Proses penyembuhan luka perineum berpengaruh dalam batas normal dalam waktu 7-14 hari.
